Minggu, 15 Januari 2012

Memahami Charta Forex




Forex adalah perdagangan. Apabila anda pernah belajar ekonomi, mungkin anda pernah membaca tentang hukum Gossen. Hukum Gossen menyatakan bahwa permintaan akan suatu barang akan terjadi sampai titik jenuh tertentu. Harga akan naik apabila permintaan lebih besar daripada penawaran. Jika saya punya 2 sepatu dan calon pembeli saya 1 orang tentunya harga yang saya pasang akan berbeda jika saya punya 1 sepatu tapi yang menginginkan sepatu saya 5 orang. Seperti itulah yang terjadi di pasar Forex. Harga akan naik ketika Volume Buy (beli) lebih besar daripada volume Sell (jual).

Ketika charta relatif datar saja itu bisa diartikan bahwa terjadi keseimbangan antara volume buy dan volume sell. Harga masih berada pada kawasan tawar-menawar tetapi belum final. Para seller dan buyer belum berkomitmen untuk memilih posisinya.

Nah, ketika Charta turun, itu adalah karena Volume seller bertambah banyak, lebih banyak daripada volume buyer. Kalau suatu jenis barang dijual dalam jumlah banyak, persaingan para penjual akan semakin ketat dan harga akan semakin turun. Begituah logikanya. Masih dalam koridor penawaran dan permintaan.

 
Contoh Charta dalam bentuk garis, Charta juga bisa dalam bentuk Candle stick, batang bar yang sekaligus menunjukkan harga terendah dan tertinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar